Simulasi Hukum Perbandingan Tetap
Hukum Dalton pertama kali dicetuskan oleh ilmuwan asal Inggris bernama John Dalton. Dalam penelitiannya, John Dalton (1820) membandingkan unsur-unsur yang terkandung dalam beberapa senyawa.
John Dalton
Pasangan unsur seperti karbon dan oksigen dapat membentuk dua senyawa yaitu CO dan CO2. Jika senyawa CO (42,85%) dan CO2 (27,2%) sedangkan massa oksigen dibuat tetap maka akan diperoleh perbandingan massa oksigen dari kedua senyawa adalah 1 : 2 yang merupakan bilangan bulat sederhana. Oleh sebab itu ditemukanlah hukum perbandingan berganda (hukum Dalton) yang berbunyi:
“Jika ada unsur bisa membentuk lebih satu senyawa dengan salah satu massa unsur dibuat tetap maka perbandingan massa yang lain dalam senyawa itu merupakan bilangan bulat sederhana”
Contoh hukum Dalton dalam kehidupan sehari-hari:
Karbon dan Oksigen
Dalam ilmu kimia, unsur karbon dan oksigen dapat membentuk dua jenis senyawa, yakni karbon monoksida (CO) dan karbon dioksida (CO₂). Kedua senyawa ini dikenal luas, terutama karena CO₂ merupakan hasil dari proses respirasi pada manusia dan hewan. Pada senyawa CO, perbandingan massa antara karbon dan oksigen adalah 3 : 4. Sedangkan pada CO₂, perbandingan massa tersebut menjadi 3 : 8.
Jika diamati, jumlah atom karbon dalam kedua senyawa tetap sama. Berdasarkan Hukum Perbandingan Berganda dari Dalton, perbandingan massa oksigen dalam kedua senyawa tersebut adalah 4 : 8 atau disederhanakan menjadi 1 : 2. Hal ini konsisten dengan jumlah atom oksigen yang terlibat dalam masing-masing senyawa.
Contoh Soal
Unsur fosfor dapat bereaksi dengan gas oksigen membentuk dua senyawa. Dalam 55 gram senyawa I terdapat 31 gram, sedangkan 71 gram senyawa II mengandung 40 gram O2. Tunjukkan bahwa kedua senyawa itu memenuhi hukum Dalton!
Penyelesaian:
Jadi, perbandingan berupa bilangan bulat sederhana → memenuhi hukum Dalton
Video 4. Penjelasan Contoh Soal Hukum Perbandingan Berganda