Simulasi Hukum Perbandingan Volume
Hukum perbandingan volume ditemukan oleh ilmuwan asal Prancis, yang bernama Joseph Louis Gay-Lussac (1800). Dalam penelitiannya, ia ingin membuktikan tentang volume gas dalam suatu reaksi kimia. Hasil dari penelitian itu mendapatkan kesimpulan bahwa suhu dan tekanan mempengaruhi perubahan gas.
Joseph Louis Gay-Lussac
Percobaan sederhana yang dilakukan menghasilkan perbandingan volume hidrogen : oksigen : uap air adalah 2 : 1 : 2. Nampak bahwa perbandingan volume sesuai dengan perbandingan koefisien unsur atau senyawa pada persamaan reaksi setara, yaitu persamaan reaksi dengan jumlah atom di sebelah kiri sama dengan di sebelah kanan.
Reaksi pembentukan air : 2 H2 + O2 → 2 H2
Perbandingan volume : 2 : 1 : 2
Bunyi hukum Gay-Lussac yaitu:
“Pada suhu dan tekanan yang sama, volume gas yang terlibat dalam reaksi kimia berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana”
Contoh hukum Gay-Lussac dalam kehidupan sehari-hari:
Panci Presto
Panci Presto
Penggunaan panci presto saat memasak daging merupakan contoh penerapan hukum Gay-lussac dalam kehidupan sehari-hari. Ketika suhu kompor dinaikan, tekanan di dalam panci juga akan naik sehingga daging akan lebih cepat matang. Hal ini sesuai dengan hukum Gay-lussac dimana kenaikan suhu berbanding lurus dengan tekanan di dalam panci pada volume tetap.
2. Pemanas Air
Gambar Pemanas Air
Animasi Pemanas Air
Air panas yang dihasilkan oleh pemanas air atau water heater akan dikeluarkan melalui nosel outlet sehingga air panas bisa digunakan. Namun, ketika sistem dan katup pelepas tekanan di pemanas air tidak berfungsi, uap yang dihasilkan akan terperangkap di dalam alat sehingga terus menerus dapat merusak pemanas. Hal ini sesuai dengan hukum Gay-Lussac di mana kenaikan suhu pada pemanas air akan menyebabkan tekanan meningkat. Jika tekanan yang meningkat ini sudah melebihi batas toleransi, maka dapat menyebabkan pemanas air yang digunakan meledak.
Contoh Soal